07 Juli 2017•Update: 07 Juli 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kunci sukses penyelenggaraan lalu lintas mudik Lebaran tahun ini adalah kerjasama antar-lembaga pemerintah yang kuat.
Menurutnya ada empat faktor penting, yaitu perbaikan prasarana transportasi yang menjadi wilayah kerja Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), sarana transportasi di bawah kordinasi Kementerian Perbuhungan dan tata laksana lalu lintas di bawah komando Kepolisian.
“Yang tidak pernah kita lupakan adalah kebijakan dari kita untuk melaksanakan apa yang dilakukan. Pada awal kegiatan kita memang melakukan dengan kebersamaan dan koordinasi sehingga antar semua sektoral memberikan dukungan yang baik,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis.
Langkah pertama yang dilakukan adalah ramp check atau uji pemeriksaan kelayakan kendaraan pada semua moda yang digunakan untuk angkutan mudik. Setelah itu, pihaknya mendirikan posko-posko di seluruh Indonesia.
Menurutnya, tahun ini sebenarnya tidak ada perkembangan sarana prasarana mudik yang terlalu signifikan dibanding pada 2014. Namun, semua fasilitas yang sudah ada dimaksimalkan.
“Tidak ada perkembangan banyak, tapi bagaimana memaksimalkan. Seperti pesawat relatif sama, tapi kita buat ruang operasi menjadi lebih banyak hingga jam 24. Bahkan di satu titik di Makassar itu 24 jam,” ujarnya.
Kementerian PU juga bekerja maksimal dengan membangun jalan sepanjang 100 kilometer dalam setahun. Menurut Budi Karya, ini pekerjaan yang berhasil dengan baik bahkan hampir tidak mungkin dilakukan kontraktor biasa.