Muhammad Abdullah Azzam
21 Mei 2019•Update: 21 Mei 2019
Muhammed Enes Can, Murat Kaya
ISTANBUL
Jaksa Penuntut Umum Istanbul mengeluarkan surat perintah penahanan 74 tersangka pada Selasa dalam investigasi mereka terhadap Organisasi Teroris Fetullah Gulen (FETO).
Mereka menggunakan aplikasi ponsel ByLock yang diduga digunakan anggota kelompok FETO selama percobaan kudeta gagal tahun 2016 lalu.
Aplikasi itu dipercaya sudah dipecahkan oleh pihak keamanan Turki sebelum kudeta itu, mendorong komplotan itu ganti menggunakan aplikasi WhatsApp tapi setelah puluhan ribu pendukung FETO sudah teridentifikasi.
Menurut pemerintahan Turki, gerakan teroris Fetullah Gulen Terrorist Organisation (FETO) dan pemimpinnya yang bermukim di AS, Fetullah Gulen, adalah otak dibalik percobaan kudeta pada 15 Juli 2016, yang menewaskan 250 orang dan melukai 2.200 lainnya.
Pemerintah Turki juga mengungkapkan FETO menggencarkan kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan Turki melalui penyusupan di berbagai institusi, termasuk militer, polisi dan hukum.