ISTANBUL
Satelit komunikasi generasi kelima Turki Turksat 5A mulai beroperasi pada Senin dengan upacara peresmian di ibu kota Ankara.
Diluncurkan oleh perusahaan teknologi luar angkasa SpaceX di AS pada Januari ini, satelit Turki itu mengorbit di sepanjang garis bujur timur ke-31.
Menghadiri upacara peresmian di Ankara, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan satelit Turksat 5A siap melayani negara itu setelah melewati tes dan persiapan.
“Turksat 5A akan memperluas kapasitas komunikasi negara dan melindungi hak orbital Turki,” tekan Erdogan.
Dia juga mengatakan uji coba untuk satelit komunikasi terbaru lain, Turksat 5B, sedang berlangsung dan dengan satelit ini, kapasitas pengolahan data Turki akan meningkat 15 kali lipat.
Proyek satelit komunikasi asli Turki Turksat 6A sedang menjalani proses pengujian, sebut dia, seraya menambahkan bahwa satelit tersebut dijadwalkan untuk diluncurkan tahun depan.
Erdogan mengatakan bahwa Turksat 6A akan menjadikan negaranya salah satu dari 10 negara di dunia yang mampu memproduksi satelit komunikasinya sendiri.
“Dunia memasuki era baru yang disebut Era Digital, di mana metode produksi berubah secara radikal seiring dengan penyeimbangan kekuatan politik, sosial, ekonomi, dan budaya,” urai dia.
Dia mengatakan era baru ini didasarkan pada produksi informasi dan penggunaan data. "Proses produksi digital ini, yang meluas ke semua bidang kehidupan, telah mencapai tahap yang jauh berbeda dengan kecerdasan buatan."
"Turki dengan tegas merangkul era digital, kami berkomitmen untuk lebih mengembangkan infrastruktur digital penting," tutur Erdogan.
Satelit Turksat 5A
Dengan Turksat 5A, Turki akan menawarkan layanan siaran TV ke Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, serta layanan komunikasi data ke seluruh area jangkauannya.
Jumlah satelit komunikasi aktif Turki di luar angkasa kini bertambah menjadi empat, bersama Turksat 3A, 4A, dan 4B. Jumlah total satelit Turki aktif di orbit mencapai tujuh, termasuk pengorbit observasi Gokturk-1, Gokturk-2, dan Rasat.
Sinyal pertama dari Turksat 5A diterima 35 menit setelah berhasil diluncurkan ke orbit oleh roket Falcon 9 yang lepas landas dari Pantai Timur AS.
Diproduksi oleh Airbus dengan penggerak listrik penuh, Turksat 5A melakukan perjalanan selama empat bulan di luar angkasa untuk mencapai orbitnya.
Satelit ini akan menyediakan kapasitas Ku Band 1728 Mhz di wilayah Turki, Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, Afrika Barat Tengah, Afrika Selatan, Laut Mediterania, Laut Aegea, dan Laut Hitam.
news_share_descriptionsubscription_contact
