Rhany Chairunissa Rufinaldo
09 April 2020•Update: 12 April 2020
Tanju Ozkaya, Ismet Karakas
ANKARA
Turki menambahkan pandemi Covid-19 ke dalam daftar situasi mendesak negara pada Kamis pagi.
Menurut surat kabar resmi negara, keputusan itu muncul ketika virus korona menyebar ke seluruh negeri.
Terapi plasma imun, yang melibatkan penggunaan plasma pasien Covid-19 yang berhasil sembuh untuk mengobati mereka yang terinfeksi virus, juga ditambahkan ke Pengumuman Resmi tentang Implikasi Kesehatan.
Situasi darurat mencakup keadaan yang memerlukan intervensi medis sesegera mungkin, biasanya dalam 24 jam.
Turki sejauh ini melaporkan lebih dari 38.000 kasus Covid-19 dan jumlah kematian mencapai 812.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 184 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 1.514.800 kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian lebih dari 88.400 dan lebih dari 329.400 dinyatakan sembuh.