Maria Elisa Hospita
13 Agustus 2020•Update: 13 Agustus 2020
Tuba Sahin
ANKARA
Turki dan Libya menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi.
"Kesepakatan ini akan dijadikan dasar untuk menyelesaikan masalah yang sedang berlangsung antara perusahaan Turki dan pengusaha Libya, menetapkan investasi baru, dan membuka proyek baru," kata Menteri Perdagangan Ruhsar Pekcan, pada Kamis.
Menurut Pekcan, sejumlah kontrak proyek yang dilakukan oleh perusahaan Turki di Libya terputus baru-baru ini.
"Ada ketidakpastian mengenai penyelesaian proyek dan perusahaan Turki memiliki sisa piutang dalam proyek-proyek ini," kata dia lagi.