Turki buka rumah sakit darurat berkapasitas besar di Istanbul
Rumah sakit darurat diberi nama Dr. Feriha Oz, ahli patologi Turki yang meninggal setelah terpapar Covid-19
Ankara
Firdevs Bulut Kartal
ANKARA
Turki pada Jumat membuka rumah sakit darurat kedua di Istanbul, sebagai bagian dari perjuangan Turki melawan virus korona.
Rumah sakit darurat tersebut diberi nama Dr. Feriha Oz, ahli patologi Turki yang terkenal di dunia yang meninggal setelah terpapar virus itu pada April kemarin.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, dan para menteri lainnya menghadiri upacara pembukaan rumah sakit tersebut.
Erdogan menekankan pada pidato pembukaan mengenai pentingnya rumah sakit darurat untuk menangani virus.
"Lebih dari 190 negara meminta bantuan kesehatan dari Turki, dan kami membantu lebih dari 90 negara," tambah dia.
Sistem asuransi kesehatan Turki menuai ketertarikan dunia sehingga para kelompok dari berbagai negara mendatangi Turki untuk melihat cara kerjanya, kata presiden.
Sistem perawatan kesehatan Turki, rumah sakit, dan sistem asuransi akan terus menarik minat di seluruh dunia, tambah dia.
Investasi kesehatan yang utama
Pandemi Covid-19 menunjukkan betapa pentingnya investasi dalam perawatan kesehatan bangsa, kata Menteri Koca pada acara pembukaan.
Menteri Koca menekankan bahwa negaranya mencapai keberhasilan yang patut dicontoh secara global dalam memerangi pandemi ini.
Menteri Koca mengatakan Turki akan menjadi negara penghubung bagi sistem kesehatan.
Dia juga menekankan negaranya itu harus melanjutkan langkah-langkah melawan Covid-19, karena pandemi belum berakhir.
Di rumah sakit baru itu dia mengatakan fasilitas tersebut akan terus melayani masyarakat secara berkelanjutan, tidak hanya selama bencana dan pandemi.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
