Muhammad Abdullah Azzam
23 Desember 2019•Update: 24 Desember 2019
Arife Yıldız Ünal
ANKARA
Terowongan Eurasia yang menghubungkan daratan Asia dan Eropa di Istanbul berkontribusi pada penghematan sekitar 1,2 miliar lira (USD 202,3 ribu) sepanjang tahun ini.
Terowongan yang telah beroperasi sejak 20 Desember 2016 itu melintasi bawah laut selat Bosphorus, menghubungkan rute Kazlicesme dan Goztepe di kota terbesar di Turki.
Proyek jalan raya via bawah laut itu secara efektif mengurangi kepadatan lalu lintas di tiga jembatan penguhubung Eropa dan Asia, yaitu Jembatan 15 Juli, Jembatan Fatih Sultan Mehmet dan Jembatan Yavuz Sultan Selim.
Terowongan ini dibangun sepanjang 14,6 kilometer yang mana 35 persen bagiannya berada di bawah laut sepanjang 2.160 meter.
Hemat waktu dan bahan bakar
Terowongan Eurasia tak hanya berkontribusi mengatasi kepadatan lalu lintas di bagian timur-barat kota, namun juga berkontribusi pada penghematan waktu dan bahan bakar.
Menurut hasil riset, terowongan tersebut tahun ini berhasil menghemat 870 juta lira atas penghematan waktu, 295 juta lira atas penghematan bahan bakar, 31 juta lira penghematan emisi, sehingga total penghematan mencapai 1 miliar 196 juta lira.
Jika bepergian melalui jalan darat dari Kazlicesme-Goztepe dengan menggunakan jembatan yang ada tanpa macet maka dibutuhkan sekitar 42 menit. Namun jika berpergian pada jam sibuk, maka waktu tempuhnya antara 60 dan 100 menit.
Terowongan yang memilki kapasitas 120 kendaraan tiap hari ini memangkas waktu perjalanan antara Eropa-Asia hingga hanya 15 menit saja. Terowongan terdiri dari dua lantai, satu lantai untuk jalur pergi dan satu lagi untuk jalur berlawanan.
Salah satu mega proyek paling sukses di dunia
Dengan proyek ini pembuangan gas berbahaya ke atmosfer seperti CO2, PM, Nox dan SO2 berkurang secara signifikan.
Terowongan Eurasia yang merupakan salah satu proyek paling sukses di dunia ini telah menerima penghargaan dari International Road Federation.
Proyek terowongan Eurasia ini tidak hanya unggul dalam karakteristik teknisnya tetapi juga dalam struktur finansial yang berlapis-lapis dan sehat, dianugerahi Penghargaan Prestasi Global di bidang "Keuangan Proyek dan Ekonomi" oleh International Road Federation.