Rıskı Ramadhan
08 Februari 2018•Update: 08 Februari 2018
Sinan Uslu
ANKARA
Dua tentara Turki tewas dalam serangan mortir oleh teroris PYD-YPG/PKK/KCK dan Daesh di wilayah Afrin, barat laut Suriah, menurut pernyataan Staf Umum Turki pada Rabu.
Menurut pernyataan itu, dua tentara tersebut tewas di sekitar wilayah al-Maski dan barat daya desa Bulbul di Afrin, Suriah.
Pasukan Turki telah membalas serangan para teroris, tambah pernyataan tersebut.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.