Hayati Nupus
12 Maret 2020•Update: 13 Maret 2020
JAKARTA
Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) menutup kantor pusatnya secara sementara di Manila, Filipina, setelah pengunjung gedung itu dinyatakan positif terinfeksi virus korona tipe baru.
Meski begitu, pejabat ADB Deborah Stokes mengatakan lembaga itu tetap beroperasi seperti biasa ke depan.
“Dalam beberapa hari mendatang manajemen ADB akan membuat keputusan tentang kapan kantor akan kembali buka,” ujar Deborah, dalam keterangannya.
Deborah mengatakan ADB tetap memberikan dukungan kepada staf yang berinteraksi dengan pengunjung.
Deborah mencatat ADB memiliki lebih dari 2.600 karyawan tetap di Manila.
Selain ADB, senat Filipina juga menutup kantornya dengan alasan yang sama, kutip the Philippine Star.
Dua anggota parlemen, Sekretaris Keuangan Carlos Dominguez dan Sekretaris Transportasi Arthur Tugade mengkarantina diri sendiri, setelah berpotensi terpapar dengan tamu yang kemudian terinfeksi virus korona tipe baru di acara publik di dua tempat berbeda pekan lalu.
Filipina mencatat ada 49 orang yang positif terinfeksi Covid-19, satu di antaranya meninggal dunia.
Rabu malam lalu, Departemen Kesehatan mengatakan ada pasien lain yang positif terinfeksi kemudian meninggal, namun lembaga itu masih memvalidasi penyebab kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia menyebut wabah Covid-19 sebagai pandemic, setelah kasus infeksi mencapai 121.000 di 118 negara dan menewaskan lebih dari 4.300 orang.
Analisis ADB pekan lalu, wabah ini dapat memangkas pertumbuhan global 0,1 hingga 0,4 persen, dengan kerugian finansial diperkirakan mencapai USD77 miliar hingga USD347 miliar.