Hayati Nupus
12 November 2020•Update: 12 November 2020
JAKARTA
Thailand mengatakan 70 persen pasien di 311 klinik ganja medis di negara itu telah membaik.
Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul melontarkan pernyataan itu dalam pelatihan penggunaan ekstrak ganja medis secara virtual pada Rabu, yang diikuti oleh 150 dokter dan apoteker.
Hingga saat ini, ratusan klinik tersebut telah merawat lebih dari 14.200 pasien, sebagian besar pengidap kanker stadium akhir, kutip the Bangkok Post.
Sementara sisanya adalah penderita parkinson, nyeri neuropatik yang resistan terhadap obat, insomnia dan lainnya.
Anutin juga mengklaim bahwa lebih dari 98 persen pasien mengatakan bahwa konsumsi obat ganja tidak mengalami efek samping.
Sejak 2019, sudah lebih dari 11.750 pekerja medis telah mengikuti pelatihan tersebut.