Hayati Nupus
09 Februari 2021•Update: 09 Februari 2021
JAKARTA
Singapura menangkap seorang warga Malaysia pendukung kelompok militan Daesh atau ISIS, ujar Departemen Keamanan Dalam Negeri Singapura pada Selasa.
Departemen mengatakan bahwa warga Malaysia itu bernama Mohd Firdaus Kamal Intdzam, 33 tahun, seorang cleaning service dan ditangkap Juli tahun lalu.
“Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa Firdaus adalah pendukung kelompok teroris ISIS,” ujar departemen, dalam siaran pers, pada Selasa.
Departemen menguraikan bahwa Firdaus mulai mengenal ISIS pada 2006, ketika dia memperdalam pengetahuan agama lewat internet.
Awal 2018, Firdaus meyakini bahwa Daesh berjuang untuk Islam, meski menggunakan cara kekerasan, sekaligus menganggap Abu Bakar al-Baghdadi sebagai penguasa sejati.
Bahkan Firdaus tetap mendukung Daesh meski kekuatan kelompok itu runtuh di Suriah.
Firdaus juga aktif mengunggah materi yang mempromosikan Daesh dan jihad bersenjata di akun media sosialnya.
“Bahkan pada Maret 2020 membuat bendera ISIS yang digantung di rumah demi menunjukkan kesetiaannya kepada kelompok tersebut,” imbuh lembaga itu.
Bersama istrinya, Firdaus juga berencana untuk pergi ke Suriah untuk berperang bersama Daesh.
Otoritas Malaysia telah membatalkan izin kerja dan memulangkannya ke Malaysia, lewat Malaysian Special Branch pada Agustus 2020 lalu.
Perintah pembatasan juga dikeluarkan untuk istrinya, Ruqayyah Ramli, warga negara Singapura yang terpapar radikalisme dari Firdaus.