Pizaro Gozali İdrus
09 Agustus 2019•Update: 10 Agustus 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Perusahaan konsultan Turki, Mental HR Consultancy, telah meluncurkan proyek "Work4Malaysia" yang memberikan peluang kepada talenta muda Malaysia untuk mengikuti pelatihan dan karier pada berbagai sektor di Turki, lansir Bernama pada Kamis.
Uğur Karaboga, Direktur Manajemen Bakat SDM Mental HR Consultancy, mengatakan Work4Malaysia didirikan untuk berbagi pengalaman tenaga kerja antar kedua negara.
Merespons pernyataan Perdana Menteri Mahathir Mohamad agar anak muda Malaysia belajar ke Turki, Karaboga mengatakan melihat potensi kerja melalui pelatihan dan peluang karier untuk pemuda Malaysia dan Turki.
“Kami akan menyaring para kandidat berdasarkan kualifikasi pendidikan. Mereka harus mengikuti ujian untuk mengevaluasi kemampuan bahasa dan pengetahuan umum mereka,” kata Karaboga.
"Kandidat yang sukses akan ditawari tempat di perusahaan yang cocok dan memulai karier mereka," kata dia dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan HR Mental akan bekerja dengan pemerintah Malaysia serta pihak berwenang untuk memastikan "Work4Malaysia" sukses.
Karaboga mengatakan bahwa sebelumnya ada beberapa inisiatif lain yang dilakukan oleh Mental HR seperti bahasa, budaya dan program pertukaran yang diadakan di Malaysia.
Lalu, mereka menyerap para profesional untuk disalurkan ke perusahaan-perusahaan besar di Turki.
Dia mengatakan hubungan bilateral yang kuat antara Turki dan Malaysia dapat lebih ditingkatkan melalui kerja sama di berbagai bidang strategis seperti perdagangan, pariwisata, ilmu pengetahuan, teknologi, industri dan pendidikan.
“Sekarang, peluang yang sama terbuka bagi para pemuda berbakat Malaysia yang ingin membangun jalur karier mereka di Turki,” tambah dia.
Perdana Menteri Malaysia Mahatahir Mohamad meminta para pemuda di negaranya untuk bekerja dan menimba pengalaman di Turki lalu pulang membangun Malaysia.
Mahathir menekankan kemajuan Turki dalam pembangunan adalah pencapaian rakyatnya dan memuji ketekunan bangsa Turki.
"Saya pikir generasi muda kita harus pergi ke Turki, belajar bahasa Turki dan kembali ke Malaysia setelah bekerja di sana selama 10 tahun. Dengan cara ini, kita dapat mencapai perubahan di Malaysia," kata Mahathir seraya menekankan Malaysia dapat mencontoh Turki.