Pizaro Gozali Idrus
24 November 2020•Update: 25 November 2020
JAKARTA
Aparat Filipina menyampaikan pada Selasa bahwa pihaknya telah menjinakkan dua bom rakitan di kota Pikit, Cotobato Utara di mana kelompok Daesh bersarang, lansir Philstar pada Selasa.
Mayor Jenderal Juvymax Uy dari Divisi Infanteri ke-6 Angkatan Darat Filipina mengatakan pihaknya pertama kali melihat bom tersebut di Sitio Dasulong, Pikit, Cotabato Utara oleh anggota Unit Geografis Angkatan Bersenjata Warga.
Selanjutnya, kata Uy, pakar bom berhasil menjinakkan dua bom rakitan itu sebelum meledak.
Uy menyatakan bom rakitan itu dibuat dari proyektil mortir yang dilengkapi dengan detonator yang dapat diaktifkan dari jarak jauh dengan menggunakan ponsel.
Wilayah Filipina Selatan masih kerap menjadi target serangan dari kelompok Abu Sayyaf yang terafiliasi dengan Daesh.
Agustus lalu, sedikitnya 15 tewas dan 70 lainnya terluka akibat bom beruntun di wilayah Sulu, Filipina Selatan yang dilakukan oleh wanita pelaku bom bunuh diri yang terkait dengan Daesh.