Pizaro Gozali Idrus
12 Oktober 2020•Update: 13 Oktober 2020
JAKARTA
Kementerian Kesehatan Malaysia menginformasikan 563 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam sehingga total infeksi mencapai 16.220.
Sabah terus berada di urutan teratas kasus Covid-19 dengan tambahan 291 kasus baru.
Dalam konferensi pers pada Senin, Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan dengan tambahan data ini kasus aktif melonjak menjadi 5.039.
Selain itu, Noor Hisham menyampaikan ada 2 kasus kematian baru sehingga total menjadi 159.
Dalam kurun waktu 24 jam, lanjut Noor Hisman, sebanyak 109 pasien dinyatakan sembuh.
Dengan tambahan data ini, total kepulihan menjadi 11.022 kasus.
Malaysia juga kembali memberlakukan Perintah Pengendalian Gerakan Bersyarat (PKPB) atau karantina untuk daerah Selangor, Kuala Lumpur, dan Putrajaya, mulai tengah malam 14 Oktober hingga 27 Oktober menyusul peningkatan kasus Covid-19.
Menteri Keamanan Ismail Sabri Yaakob mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mendengarkan saran dari Kementerian Kesehatan.
Dia mengatakan hal itu juga memperhitungkan peningkatan dan penyebaran kasus yang terjadi, antara lain di Klang dan Petaling, serta peningkatan infeksi di Gombak dan daerah lainnya.
Ismail mengatakan setelah diberlakukannya PKPB, pergerakan keluar masuk wilayah tidak diperbolehkan.
Namun, bagi karyawan yang melintasi kota harus menunjukkan izin kerja atau surat izin dari pemberi kerja.
"Hanya dua orang dari sebuah rumah yang diizinkan keluar untuk membeli kebutuhan,” kata Ismail dalam jumpa pers pada Senin.
Ismail juga mengatakan semua sekolah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan keterampilan, pusat tahfiz, taman umum dan pusat rekreasi juga ditutup.