Regional

Filipina pastikan lagi tidak ada latihan militer bersama AS

Sebelumnya Filipina dan AS telah merencanakan lebih 300 latihan bersama pada tahun ini

Pızaro Gozalı Idrus   | 13.02.2020
Filipina pastikan lagi tidak ada latihan militer bersama AS Marinir Amerika Serikat bersiap untuk latihan militer bersama dengan marinis Filipina di Provinsi Tarlac sebelah utara Manila. (Lito Boras - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana memastikan tidak akan ada lagi latihan militer antara negaranya dan AS setelah Perjanjian Kunjungan Pasukan (VFA) berakhir pada Agustus, lansir Philstar pada Kamis.

Namun demikian, kedua negara tetap bisa melakukan kerja sama 180 hari setelah pengumuman ditetapkan.

Sebelumnya Filipina dan AS telah merencanakan lebih 300 latihan bersama pada tahun ini.

"Rekan-rekan kami dari Amerika dapat untuk melanjutkan atau menghentikan latihan yang sudah dijadwalkan sebelum 180 hari," ujar Loerenzana.

Lorenzana, yang merupakan mantan atase militer di Washington, mengatakan penghentian Visiting Forces Agreement sudah final dan filipina akan berhenti melakukan latihan bersama dengan AS.

Sementara itu, Jenderal Felimon Santos Jr., Panglima Angkatan Bersenjata Filipina, mempertimbangkan lebih banyak kerja sama militer dengan China meskipun kedua negara memiliki sengketa maritim di Laut Filipina Barat.

Filipina resmi mengakhiri perjanjian keamanan yang memungkinkan masuknya pesawat dan kapal militer Amerika pada Selasa.

Di bawah VFA yang diratifikasi pada 1999, personel militer AS bebas masuk ke Filipina tanpa paspor dan visa untuk mengikuti latihan militer gabungan di Filipina.

Sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte percaya negaranya "tidak dapat selamanya bergantung pada negara lain untuk pertahanan negaranya dan harus memperkuat sumber dayanya sendiri".

Aliansi AS-Filipina dimulai sejak tahun 1951, di mana Perjanjian Pertahanan Bersama mulai diberlakukan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın