Pizaro Gozali Idrus
30 Agustus 2021•Update: 01 September 2021
JAKARTA
Senator Christopher Lawrence “Bong” Go secara resmi menolak pinangan partai berkuasa Partido Demokratiko Pilipino Laban ng Bayan (PDP-Laban) untuk menjadi capres pada 2022
Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada presiden Sekretaris Partai Alfonso Cusi pada Senin, Go menyatakan tidak tertarik pada jabatan presiden.
Namun dia mengaku sangat terhormat dengan tawaran yang diusulkan komite eksekutif nasional partai itu.
“Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali sebelumnya, saya tidak tertarik dengan kursi kepresidenan,” kata Go dalam surat itu.
Surat itu muncul setelah PDP-Laban NEC mengadopsi resolusi 4 Agustus lalu, yang mendukung Go sebagai calon presiden dari partai tersebut dan Presiden Rodrigo Duterte untuk jabatan wakil presiden.
Presiden Duterte pada gilirannya telah menerima pencalonan PDP-Laban, dengan mengatakan dia akan “melanjutkan perang salib.”
Go mengatakan dia berharap siapa pun yang akan menjadi Presiden berikutnya akan melanjutkan apa yang telah dimulai Duterte, khususnya perang melawan kriminalitas, korupsi, dan obat-obatan terlarang.
Sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengonfirmasi dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden pada pemilu 2022.
Duterte mengatakan keputusan itu diambil untuk meneruskan perjuangan pemerintahannya melawan narkoba hingga pemberontakan.
“Anda benar-benar ingin (saya mencalonkan diri sebagai wakil presiden)? Baiklah, saya akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden,” kata Duterte dalam rekaman pernyataannya.
“Lalu saya akan melanjutkan perang salib ini. Saya khawatir tentang obat-obatan, pemberontakan. Nomor satu adalah pemberontakan, kemudian kriminalitas (dan) narkoba,” lanjut Duterte.