Hayati Nupus
18 September 2020•Update: 18 September 2020
JAKARTA
Sekitar 10.000 lapangan kerja akan tersedia ketika Sumitomo Wiring System, perusahaan pemasok komponen elektronik asal Jepang, beroperasi penuh di Luzon Utara, Filipina, kelak.
“Pabrik Sumitomo tidak hanya akan memberikan lapangan kerja bagi warga setempat, tapi juga mendorong pengembangan industri kabel kami sebagai bagian dari rantai nilai global,” ujar Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina Ramon Lopez, kutip The Philippine News Agency , Jumat.
Pembukaan lahan untuk proyek baru di Kawasan Industri Aero Luzon Utara itu dimulai pada 16 September lalu.
Perusahaan itu akan memproduksi harness kabel dan bahan terkait untuk diekspor ke Jepang dan Amerika Utara.
Ramon mengatakan bahwa ini adalah hasil kunjungan Duterte ke Tokyo, Jepang, Mei tahun lalu.
Dalam kunjungan itu, delegasi Filipina memboyong PHP289 miliar atau sekitar USD5,9 miliar kesepakatan bisnis yang akan menciptakan 82.000 lapangan kerja.
Sebelumnya, imbuh Ramon, Sumitomo juga mendirikan Sumi North-Philippines Wiring System, unit kesembilan perusahaan di negara itu.
Perwakilan Dagang Khusus (STR) DTI di Tokyo Dita Angara-Mathay menambahkan bahwa divisi lapangan di Tokyo terus mempromosikan Filipina sebagai pusat produksi kabel yang kompetitif di regional.
“Dengan delapan pemain yang sudah beroperasi, kami berharap satu investor jepang lagi bisa bergabung dengan kelompok investor asing yang terus berkembang dalam pembuatan kabel harness,” ujar dia.