Maria Elisa Hospita
19 April 2018•Update: 20 April 2018
Hajer M'tiri
PARIS
Parlemen Eropa pada Rabu memberikan persetujuan final atas rancangan undang-undang untuk peningkatan aktivitas daur ulang di kawasan Uni Eropa.
Undang-undang baru ini memperkenalkan serangkaian target daur ulang baru, di antaranya sampah kota, sektor pengemasan, mobil tua, dan baterai.
Teks RUU yang disetujui oleh Dewan Menteri berbunyi: "Pada tahun 2025, setidaknya 55 persen sampah (dari rumah tangga dan industri) harus didaur ulang. Target akan naik menjadi 60 persen pada 2030 dan 65 persen pada 2035. Sebanyak 65 persen bahan kemasan harus didaur ulang pada tahun 2025, dan 70 persen pada 2030,"
Dalam RUU tersebut juga tertulis "target baru ditetapkan untuk bahan kemasan khusus, seperti kertas dan kardus, plastik, kaca, logam dan kayu."
Undang-undang tersebut bertujuan untuk mengurangi kesenjangan tingkat daur ulang antar negara-negara UE dan membantu blok tersebut memenuhi target di sektor lingkungan.
Parlemen Eropa telah mencapai kesepakatan mengenai undang-undang baru dengan pemerintah nasional.
Saat ini RUU dikembalikan ke Dewan untuk persetujuan resmi sebelum dipublikasikan di Jurnal Resmi Uni Eropa, yang merupakan catatan resmi seluruh tindakan ranah hukum UE.