Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Kepala Neturei Karta, kelompok keagamaan Yahudi Ortodoks anti-zionis, Rabbi Dovid Feldman berbicara kepada media saat anggota kelompok berkumpul untuk memprotes pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat pada tanggal 8 Desember 2017.(Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)
Anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi menentang pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, di depan Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, 8 Desember 2017. (Atılgan Özdil-Anadolu Agency)

