Erric Permana
17 Desember 2019•Update: 17 Desember 2019
JAKARTA
Tentara Republik Indonesia (TNI) siap menurunkan Komando Operasi Khusus (Koopsus) yang merupakan pasukan gabungan tiga matra TNI untuk membebaskan tiga WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di FIlipina.
Kepala Pusat Penenerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi mengatakan Koopsus TNI akan diterjunkan jika pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menghasilkan keputusan politik untuk melibatkan TNI dan adanya permintaan dari Filipina.
"Sampai saat ini belum ada permintaan dan keputusan politik negara," kata Sisriadi melalui pesan singkat pada Selasa.
Dua bulan yang lalu kelompok Abu Sayyaf menculik tiga nelayan Indonesia dari Lahad Datu, Sabah, Malaysia.
Kelompok ini menuntut uang tebusan RM 2,45 juta atau Rp 8,3 miliar, lansir The Star pada Kamis.
Permintaan ini disampaikan melalui salah satu korban melalui rekaman video di Facebook.
Ketiga korban antara lain Maharudin Lunani, 48, putranya Muhammad Farhan, 27, dan kru nelayan Samiun Maneu, 27.