Nasional

Satu anggota TNI tewas ditembak kelompok bersenjata di Pegunungan Bintang, Papua

Kepala Penerangan Kodam Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria mengatakan kontak tembak terjadi saat aparat TNI melakukan pengamanan di Bandara Kiwi untuk mengevakuasi jenazah tenaga kesehatan yang tewas pada pekan lalu

Erric Permana   | 21.09.2021
Satu anggota TNI tewas ditembak kelompok bersenjata di Pegunungan Bintang, Papua Petugas keamanan yang mencakup Angkatan Darat, Satuan Tugas Keamanan Perbatasan, Polri dan otoritas imigrasi mengadakan operasi pengawasan orang asing dan operasi lainnya menjelang peringatan ulang tahun Gerakan Papua Merdeka (OPM) di Perbatasan Indonesia - Papua Nugin, distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, pada 26 November 2019. ( Muhammad Abdul Syah - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Satu anggota TNI tewas dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata yang terjadi di Bandara Kiwi, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa pagi.

Kepala Penerangan Kodam Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria mengatakan kontak tembak terjadi saat aparat TNI melakukan pengamanan di Bandara Kiwi untuk mengevakuasi jenazah tenaga kesehatan yang tewas seusai diserang kelompok bersenjata pekan lalu.

"Mohon doa dari kita semua, semoga Aparat TNI-POLRI yang bertugas selalu dalam perlindungan Tuhan," jelas Reza kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat, Selasa.

Sementara itu, Juru Bicara Kelompok Bersenjata Sebby Sambom mengakui kelompoknya yang bertanggung jawab atas aksi itu.

Penyerangan tersebut dilakukan oleh Lamek Talepo beserta pasukannya.

Dia juga menyatakan usai kontak tembak, pasukannya membawa satu orang warga bernama Gerald Sokoy yang berprofesi sebagai mantri.

Dia berjanji akan mengembalikan Gerald kepada keluarganya pekan ini.

"Nanti akan serahkan kepada pemerintah daerah atau pihak keluarga," ujar Sebby kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat pada Selasa.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın