Erric Permana
07 Mei 2021•Update: 07 Mei 2021
JAKARTA
Polisi menyatakan penyekatan kendaraan yang dilakukan pada Jumat, mampu menekan jumlah kendaraan yang akan keluar dari Jakarta.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan jumlah kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama hanya mencapai 8.732 kendaraan per hari dibandingkan dengan situasi normal yang mencapai 19.338 kendaraan.
"Adanya penyekatan (membuat volume kendaraan yang melintas) turun 53 persen,” jelas Argo dalam keterangan tertulis pada Jumat.
Sementara pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat melalui gerbang tol Kaliurip Utama mencapai 10.629 kendaraan atau turun 46 persen dari situasi normal yang bisa mencapai 19.827 kendaraan per hari.
Penurunan juga terjadi terhadap kendaraan yang mengarah ke Pulau Sumatera.
Sebanyak 12.044 kendaraan tercatat keluar dari gerbang tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyeberang ke Sumatera.
“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” jelas dia.
Pada operasi razia penyekatan larangan mudik, polisi, kata dia, telah memutarbalikkan 12.267 pengendara mobil, 7.352 motor, 2.148 mobil berpenumpang dan 1.768 kendaraan barang.
Total pada hari pertama penyekatan mencapai 23.573 kendaraan yang diputarbalikkan lantaran diduga ingin melakukan perjalanan mudik.
“Penindakan pelanggaran travel gelap sebanyak 75 unit,” tambah dia.