Erric Permana
07 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu mengusulkan untuk menerapkan Litsus atau Penelitian Khusus bagi calon tentara untuk mencegah radikalisme agama di dalam tubuh TNI.
Ryamizard mengatakan Litsus atau Penelitian Khusus yang pernah diterapkan pada masa Orde Baru itu perlu diterapkan untuk mengetahui ideologi calon tentara.
"Terutama litsusnya adalah masalah Pancasila, dia setuju Pancasila atau tidak," ujar Ryamizard, di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu.
Jika bermasalah pada Pancasila kata Ryamizard, maka calon tentara tersebut tidak akan diterima masuk TNI.
Bahkan dia menegaskan pernah mengeluarkan orang yang bermasalah dengan Pancasila di Universitas Pertahanan.
"Kalau tidak dukung Pancasila kok mau jadi tentara, itu namanya pengkhianat, saya tidak suka pengkhianat," tegas dia.
Pada masa Orde Baru Litsus atau penelitian khusus pernah diterapkan untuk mengetahui apakah Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau anggota TNI terlibat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).