Nicky Aulia Widadio
19 Februari 2021•Update: 19 Februari 2021
JAKARTA
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan korban tewas akibat longsor di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur bertambah menjadi 18 orang hingga Jumat.
Longsor terjadi pada Minggu, 14 Februari 2021 sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah ini.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan satu korban masih hilang akibat tertimbun longsor.
“Tim gabungan masih akan mencari warga yang hilang,” kata Raditya melalui siaran pers, Jumat.
Longsor telah mengakibatkan delapan rumah warga rusak berat dan lebih dari 100 warga sempat mengungsi.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari hingga 28 Februari 2021.