Hayati Nupus
25 April 2019•Update: 25 April 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan asap kawah berwarna putih hingga kelabu setinggi 200-800 meter menyelimuti Gunung Ibu, Halmahera.
Dalam laman webnya, PVMBG mengatakan gunung setinggi 1340 mdpl itu mengalami 85 kali gempa letusan pada Rabu.
“Ada 9 kali gempa guguran dan 41 kali gempa hembusan,” ujar PVMBG, Kamis.
Saat ini gunung tersebut berada pada level Waspada.
PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dengan perluasan sektoral 3,5 km ke arah bukaan bagian utara kawah aktif.
Sedang Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) berwarna Orange sejak 6 Februari 2019 pukul 19.02 WIT ketika gunung tersebut erupsi setinggi 1925 mdpl atau 600 meter dari puncak.
Sementara Gunung Kerinci di Provinsi Jambi mengalami 285 kali gempa embusan.
Sejak kemarin hingga Kamis pagi, tutur PVMBG, visual gunung setinggi 3805 mdpl tersebut tertutup kabut.
“Asap kawah utama tidak teramati,” kata PVMBG.
Seperti Gunung Ibu, Kerinci berada pada level Waspada.
PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tak beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak.
PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Kerinci waspada ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama di musim penghujan.
Sedang VONA saat ini berwarna Yellow, sejak 13 April 2019 pukul 15.59 WIB ketika asap kawah berembus setinggi 4205 mdpl atau 400 m dari puncak.
Dari 127 gunung api aktif di Indonesia, salah satunya berstatus Awas, yaitu Gunung Sinabung, Sumatera Utara, sejak 2 Juni 2015.