Muhammad Nazarudin Latief
31 Maret 2021•Update: 31 Maret 2021
JAKARTA
Negara-negara ASEAN bersiap untuk integrasi ekonomi lebih dalam setelah menyepakati pembukaan akses pasar di sektor jasa keuangan dan integritas perbankan.
Komitmen ini mengemuka dalam Pertemuan Tahunan ke-7 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN yang dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Selasa lalu.
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan dalam pertemuan tersebut negara-negara ASEAN memastikan pembukaan akses pasar di sektor jasa keuangan yang lebih substantif dan bermakna.
Kesepakatan ini menurut dia adalah upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 dan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang melalui dukungan digitalisasi dan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, negara-negara ASEAN juga mempersiapkan langkah strategis menuju integrasi perbankan kawasan di era digital melalui penyempurnaan pedoman ASEAN Banking Integration Framework (ABIF).
“Negara ASEAN juga melanjutkan komitmen memperlancar arus lalu lintas modal melalui penghapusan restriksi secara bertahap,” ujar Erwin dalam siaran pers, Rabu.
Selain itu kata dia, negara-negara ASEAN juga berkomitmen melanjutkan pengembangan inklusi keuangan dengan mengembangkan panduan kebijakan literasi keuangan digital.
“Pertemuan itu juga sepakat untuk mendorong keterkaitan sistem pembayaran di kawasan ASEAN untuk memfasilitasi perdagangan, bisnis, dan inklusi keuangan,” ujar dia.