Ekip
ANKARA
Pasukan Keamanan Turki menangkap 24 orang yang diduga melakukan propaganda terhadap Operasi Ranting Zaitun melalui sosial media.
Menurut sebuah pernyataan tertulis yang dirilis Kementerian Dalam Turki Negeri pada Senin, pasukan keamanan Turki menangkap 24 terduga pelaku propaganda melalui media sosial terhadap Operasi Ranting Zaitun yang sedang berlangsung di Afrin, Suriah.
Pada Sabtu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun dengan tujuan memberantas kelompok teror PKK/KCK/PYD-YPG dan Daesh di wilayah Afrin, Suriah.
Menurut pernyataan Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi rakyat Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan dalam kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan menghormati integritas teritorial Suriah, tambah pernyataan tersebut.
Militer juga menegaskan bahwa hanya teroris yang menjadi target dan akan diberikan kepekaan besar agar warga sipil tidak dirugikan dalam operasi tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Turki melalui pernyataan yang sama menambahkan, Pasukan Keamanan Turki melancarkan 1.061 operasi anti-teror selama 15-22 Januari.
Pasukan keamanan berhasil melumpuhkan 12 teroris, delapan di antaranya ditangkap sementara empat lainnya menyerahkan diri.
Selama operasi tersebut, 170 orang yang diduga membantu dan mendukung organisasi teroris PKK dan 27 yang diduga memiliki hubungan dengan Daesh ditahan.
Polisi juga menahan 615 lainnya karena diduga memiliki hubungan dengan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok yang berada di balik upaya kudeta tahun 2016 yang berhasil digagalkan di Turki.
Sementara itu, 35 lima tempat penampungan dan gua yang digunakan oleh teroris PKK beserta tiga alat peledak dan ranjau buatan berhasil dihancurkan di sejumlah provinsi di bagian tenggara Turki.
Selama operasi-operasi tersebut, pasukan keamanan juga menyita 367 kilogram bahan peledak, 25 granat, 3.804 butir amunisi, dan 26 pucuk senjata.
PYD/PKK adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah disebut sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE.
Sejak pertengahan 1980an, PKK telah melancarkan kampanye teror yang luas melawan negara Turki di mana diperkirakan 40.000 orang telah terbunuh.
news_share_descriptionsubscription_contact
