Pizaro Gozali İdrus
30 November 2018•Update: 01 Desember 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Akademisi muslim di Thailand selatan menilai Indonesia sebagai contoh negara besar yang berhasil mempersatukan beribu-ribu pulau, etnik, suku dan bahasa.
Rektor Universitas Fatoni Ismail Lutfi Japakiya menyampaikan tidak ada negara di dunia seperti Indonesia dalam hal keberhasilan menyatukan bangsanya.
“Indonesia adalah negara besar dan saya selalu kagum ketika mengunjungi Indonesia,” kata Ismail Luthfi saat menerima rombongan Kementerian Agama pada Kamis.
Luthfi mengatakan akademisi di Thailand perlu melakukan riset serius terkait rahasia tokoh Indonesia mampu mempersatukan bangsanya yang mayoritas beragama Islam.
“Kami di Thailand ini masih berjuang agar Islam mampu dipahami dan dianut oleh bangsa kami,” kata Ketua Majelis Agama-Agama di Thailand ini.
Di hadapan rombongan Kementerian Agama, Luthfi mengaku selama ini mengajak orang untuk memahami Islam dengan cara-cara damai (peace), hikmah, lemah lembut.
“Dengan cara ini, mulai banyak masyarakat di Thailand yang masuk Islam. Dari tahun ke tahun jumlahnya bertambah,” kata dia.
Jurusan bahasa Indonesia
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Fatoni Abdulloh Umar mengatakan pihaknya telah membuka konsentrasi Bahasa Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Saat ini, ada kurang lebih 30 mahasiswa yang mengambil konsentrasi tersebut.
"Bahasa Indonesia kami anggap penting dan prospektif sehingga dibuka sebagai salah satu konsentrasi di kampus ini," kata dia.
Universitas Fatoni berdiri pada tahun 1992 atau 26 tahun lalu. Semula bernama Kuliah Yalla Al-Islamiyah atau College Islam Yalla dan kini telah bertransformasi menjadi universitas.
“Universitas Fatoni adalah kampus swasta dan merupakan wakaf dari masyarakat Melayu Patani. Selain itu, ada di Songkla dan Yalla,” kata Umar.