Megiza Soeharto Asmail
26 September 2018•Update: 26 September 2018
Megiza Asmail
JAKARTA
Sekretariat Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan apresiasinya kepada kelompok Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) yang bekerjasama dalam menyuplai informasi-informasi yang telah diverifikasi kebenarannya ke tengah masyarakat melalui media sosial.
Hasto, dalam pertemuan dengan Mafindo di Kantor DPP PDIP, menilai fitnah dan hoaks dalam politik dapat menjadi racun yang merusak peradaban.
“PDIP memberi apresiasi pada Mafindo dengan seluruh upayanya, ini bukan sekadar gerakan anti fitnah, tapi di dalamnya mengandung niatan yang sangat baik bagaimana tradisi Indonesia dengan peradaban yang begitu tinggi itu dapat diwujudkan kalau kita bersama-sama dapat memerangi bentuk fitnah tersebut,” ujar Hasto di Jakarta, Rabu.
“Segala upaya yang disampaikan oleh Mafindo dengan kerja sama seluruh komponen masyarakat, kami sambut dengan baik.”
Dalam kesempatan itu, Hasto menuturkan, PDIP memberikan dukungan atas aksi Mafindo dalam pengembangan infrastruktur dan sistemnya. Dia menyebut, masyarakat kini dapat melakukan pengecekan fakta berita melalui situs turnbackhoax.id, cekfakta, dan juga melalui aplikasi hoaxbuster untuk pengguna sistem Android.
Melalui kerja sama dengan jaringan Mafindo itu, sebut Hasto, PDIP juga menyampaikan program-program yang diusung langsung kepada masyarakat. Targetnya, periode kampanye Pemilihan Presiden dan Legislatif yang berlangsung sejak 23 September hingga 13 April 2019 mendatang dapat menjadi kampanye terbaik dalam pesta politik Indonesia.
“Ini menyangkut kesehatan mental kita. Kita tidak ingin mengotori peradaban kita dengan hal-hal yang negatif tadi,” tutur Hasto.
Konstitusi, tegas Hasto, mengatakan bahwa pemerintah negara Indonesia bertanggungjawab memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Karenanya, menurut dia, gagasan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang waspada hoaks menjadi penting.
“Demi pertanggungjawaban kita dalam peradaban bangsa, terutama dalam tahun politik ini, mari kita bersama-sama memerangi segala bentuk fitnah, hoaks. Sehingga tahun politik ini bisa diisi dengan hal-hal positif yang justru menjadi loncatan kemajuan kita sebagai bangsa untuk dapat memilih pemimpin dengan cerdas,” sebut Hasto.