Muhammed Ali Gurtas
01 Februari 2018•Update: 01 Februari 2018
Muhammed Ali Gurtas
ANKARA
Institut Statistik Turki (TurkStat) pada Rabu mengumumkan bahwa pendapatan pariwisata Turki mencapai USD 26,3 miliar pada 2017.
Dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan pariwisata tahunan Turki pada 2017 meningkat sebesar 18,9 persen dari USD 22,1 miliar menjadi USD 26,3 miliar.
"Sebesar 77,4 persen dari pendapatan ini (tidak termasuk belanja pelayanan marina dan roaming GSM) berasal dari pengunjung asing, sementara 22,6 persen diperoleh dari warga yang tinggal di luar negeri," kata TurkStat.
Turki tercatat dikunjungi 38,6 juta orang pada 2017, jumlah tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 23,1 persen dari tahun sebelumnya. Sebanyak 83,1 persen dari jumlah tersebut adalah pengunjung asing sementara 16,9 persen adalah warga Turki yang tinggal di luar negeri.
Menurut data TurkStat, rata-rata pengeluaran per kapita adalah USD 681 pada tahun 2017. Rata-rata pengeluaran per kapita pengunjung asing adalah sebesar USD 630 sementara rata-rata pengeluaran warga Turki yang tinggal di luar negeri adalah USD 903 per kapita.
Pengunjung asing melakukan pengeluaran terbesar untuk makanan dan minuman serta akomodasi dan transportasi. Mereka juga tercatat membelanjakan USD 3 miliar untuk sepatu dan pakaian, USD 1,2 miliar untuk suvenir serta USD 100 juta untuk karpet.
Tujuan utama dari 56 persen pengunjung asing yang datang ke Turki adalah untuk "perjalanan, hiburan, kegiatan olah raga dan budaya" sementara 14,7 persen lainnya bertujuan untuk "mengunjungi kerabat dan teman".
Sementara itu, jumlah warga negara Turki yang berkunjung ke luar negeri dibandingan tahun sebelumnya meningkat 12,8 persen pada 2017 menjadi 8,9 juta orang dengan rata-rata pengeluaran sebesar USD 578 per kapita.
TurkStat menambahkan, jumlah pengeluaran warga Turki yang berkunjung ke luar negeri pada tahun 2017 meningkat sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun 2016 menjadi USD 5,1 miliar.