Rıskı Ramadhan
07 Juni 2018•Update: 07 Juni 2018
Ozkan Bilgin
VAN, Turki
Sedikitnya area seluas 400 kilometer persegi telah dibersihkan dari teroris dalam operasi yang diluncurkan oleh Angkatan Bersenjata Turki terhadap kamp-kamp teror PKK di utara Irak sejak 11 Maret lalu.
Setelah berhasil dengan Operasi Ranting Zaitun melawan organisasi teroris PKK/PYD di Suriah, pasukan Turki sekarang melanjutkan operasi terhadap kamp-kamp teroris di utara Irak.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris YPG/PKK dan Daesh dari wilayah Afrin di barat laut Suriah.
Pasukan Turki dan anggota Tentara Pembebasan Suriah berhasil membebaskan kota Afrin pada hari ke-58 operasi serta melumpuhkan lebih dari 4.000 teroris di wilayah tersebut.
Operasi lintas batas di utara Irak dikoordinasikan oleh Komandan Angkatan Darat Kedua, Letnan Jenderal Ismail Metin Temel, dan dilaksanakan oleh unit komando yang terletak di distrik Yuksekova provinsi Hakkari. Operasi ini telah melumpuhkan 155 teroris sejak 11 Maret.
Tentara Turki telah mendirikan 11 basis di sepanjang 23 kilometer garis perbatasan, membasmi teroris dan memperlihatkan pertempuran yang patut dicontoh dalam melawan teroris serta mencegah upaya penyusupan para teroris ke Turki.
Tentara Turki juga sudah mengambi kendali di daerah Hakurk, kamp Armus, Avasin Basyan, Kani Rash, Bermize, dan Sidekan, yang disebut oleh para teroris sebagai sebagai "basis logistik penjaga belakang”.
Sumber-sumber keamanan yang tak ingin disebutkan namanya karena pembatasan media mengatakan, “pemimpin” kelompok teror itu juga telah mundur dari daerah yang disebutkan di atas dan melarikan diri ke Wilayah Gunung Qandil.
Tentara Turki juga menyita sejumlah bahan peledak, amunisi dan bahan pokok dari daerah yang dibersihkan dari teroris.