Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
12 Agustus 2018•Update: 13 Agustus 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Moro Islamic Liberation Front (MILF) di Filipina berterima kasih kepada Turki dan Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH) yang bermarkas di Istanbul untuk kontribusi mereka atas proses perdamaian dengan pemerintah Filipina.
Dalam sebuah surat yang dikirim ke IHH, Haji Murad Ebrahim, ketua MILF, menuliskan: "Terima kasih banyak atas semua bantuan dan doa yang kalian, IHH, terus berikan kepada kami dan umat Bangsamoro, juga LSM lainnya, lembaga pemerintah Turki, pemerintah Turki dan masyarakat Turki pada umumnya."
Bangsamoro adalah istilah yang digunakan untuk umat muslim Filipina.
"Dukungan kalian menolong kami untuk mendapatkan apa yang kami perjuangkan selama ini. Tetap menolong dan berdoa untuk kami dalam perjuangan kami selanjutnya, membangun kembali Bangsamoro dan masyarakat," kata Ebrahim.
Menyatakan bahwa perjuangan selanjutnya akan "menantang," dia menulis: "Kami sangat membutuhkan dukungan Anda."
Moro Islamic Liberation Front memasukkan UU Bangsamoro sebagai salah satu persyaratan damai yang ditandatangani pada 2014 dengan Presiden Benigno Aquino III.
Turki secara resmi telah terlibat dalam proses perdamaian sebagai pihak ketiga dengan pemerintah Filipina.
Huseyin Oruc, deputi kepala Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH), adalah salah satu anggota tim pemantau proses perdamaian.
Pada Juli, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menandatangani Undang-Undang Bangsamoro yang diaplikasikan di Mindanao.
Undang-undang tersebut menciptakan dasar hukum dan ekonomi umat Muslim di wilayah tersebut, memberikan otonomi kepada mereka yang tinggal di pulau-pulau sekitar Mindanao, yang memiliki populasi Muslim yang besar.
Dengan regulasi baru tersebut, pemerintah pusat akan menyerahkan kekuasaan di Mindanao kepada pemerintah Bangsamoro.
IHH terus memberi bantuan kemanusiaan dan gawat darurat di wilayah tersebut sejak 1996. Yayasan tersebut telah memberikan bantuan kepada lebih dari 140.000 orang sejauh ini. IHH juga melanjutkan bantuannya dalam membangun sekolah, masjid dan panti asuhan untuk anak yatim piatu.