Astudestra Ajengrastrı
21 Mei 2018•Update: 22 Mei 2018
Talha Ozturk
SARAJEVO, Bosnia dan Herzegovina
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Minggu mengatakan bahwa dibutuhkan usaha bersama untuk menyingkirkan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) di Bosnia dan Herzegovina.
Pernyataan ini dikeluarkannya dalam konferensi pers bersama yang dilakukan di ibu kota Sarajevo bersama Bakir Izetbegovic, perwakilan Bosnia dari Kepresidenan tripartit Bosnia dan Hersegovina.
FETO dan pemimpinnya yang kini berada di AS, Fetullah Gulen, mendalangi usaha kudeta militer yang berhasil digagalkan pada 15 Juli 2016, yang membuat 250 orang tewas dan 2.200 lainnya luka-luka.
Ankara juga menuduh FETO berada di balik kampanye berkepanjangan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan dengan menyusupi institusi-institusi Turki, terutama militer, kepolisian dan pengadilan.
Erdogan menyebut kelompok teroris ini seperti gurita, yang memasuki semua lini masyarakat.
"Perjuangan ini nyata. Dengan usaha bersama kami berharap bisa menghilangkan pengaruh FETO di Bosnia."
Mengomentari pemberitaan yang menyebut Erdogan menerima ancaman pembunuhan, dia berkata, "Ancaman ini tidak akan menggoyahkan langkah kami. Berita dari MIT [Badan Intelijensi Nasional Turki] sudah sampai kepada saya, dan nyatanya saya masih di sini."
Menurut sumber intelijen yang meminta namanya dirahasiakan karena larangan berbicara kepada media, ada laporan bahwa sekelompok warga negara Turki merencanakan usaha pembunuhan terhadap Erdogan.
Erdogan tiba di ibu kota Bosnia untuk kunjungan resmi.
Dia didampingi oleh Wakil Perdana Menteri Hakan Cavusoglu, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, Menteri Ekonomi Nihat Zeybekci, Menteri Pemuda dan Olahraga Osman Askin Bak, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Numan Kurtulmus, Menteri Transportasi, Urusan Maritim dan Komunikasi Ahmet Arslan dan Kepala Urusan Agama Ali Erbas.
Erdogan akan menghadiri sidang umum keenam Persatuan Demokrat Turki Eropa (UETD) dan berpidato di depan mahasiswa di Universitas Internasional Sarajevo, di mana gelar doktor kehormatan akan diberikan kepada presiden.