Rıskı Ramadhan
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Merve Yildizalp dan Baris Gundogan
ANKARA
Sebanyak 3.400 teroris telah dilumpuhkan sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun di wilayah Afrin, barat laut Suriah, kata presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.
Berbicara pada upacara Penghargaan Kebajikan Internasional ke-4, Erdogan mengatakan bahwa Turki bertujuan untuk memberantas "semua kelompok teroris pembunuh" dari Afrin, Manbij dan utara Suriah.
Presiden Turki menekankan bahwa Turki tidak pernah menargetkan warga sipil dalam operasi melawan terorisme di Afrin.
"Afrin pasti sudah jatuh sebelum-sebelumnya jika kami menargetkan warga sipil," kata dia.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.