Safvan Allahverdi
26 Juni 2018•Update: 26 Juni 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin malam mengatakan bahwa AS menghormati pilihan warga Turki selama pemilihan presiden dan parlemen yang digelar pada Minggu.
"Kami menghormati pilihan warga Turki dan mengharapkan hubungan yang konstruktif dengan Presiden [Recep Tayyip] Erdogan yang sama-sama menghadapi tantangan serupa," kata Deplu dalam sebuah pernyataan tertulis.
Lewat pernyataan tersebut, AS juga mendorong seluruh representatif Turki yang terpilih, termasuk Presiden Erdogan, untuk mewakili beragam pandangan warga Turki dan mengokohkan demokrasi Turki.
Pada Minggu, warga Turki berbondong-bondong memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden dan parlemen, yang menghantarkan Erdogan pada kemenangan.
Menurut hasil sementara, dari 99,6 persen surat suara yang telah dihitung, Erdogan unggul dengan 52,58 persen suara. Kandidat lainnya, Muharrem Ince, memperoleh 30,64 persen.
Untuk pemilihan parlemen, Aliansi Rakyat - koalisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dan Partai Gerakan Nasionalis (MHP) - meraih 53,6 persen suara.
Sejumlah pemimpin negara, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Inggris Theresa May, telah menyampaikan ucapan selamat kepada Erdogan atas kemenangannya dalam pemilu.