Iqbal Musyaffa
08 Desember 2017•Update: 09 Desember 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
PT Pertamina selaku perusahaan migas nasional memastikan pasokan dan distribusi gas LPG subsidi 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang natal dan tahun baru masih aman.
Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar menegaskan hal tersebut untuk merespon informasi yang beredar di masyarakat terkait adanya kelangkaan pasokan gas LPG 3 kg.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Ini konsekuensi penugasan negara untuk menjaga pasokan,” tegas Iskandar, Jumat.
Iskandar mengatakan Pertamina bersama Pemda dan Hiswana Migas sudah melakukan upaya pengamanan ketersediaan LPG 3 kg bersubsidi pada periode awal Desember 2017.
Upaya yang dilakukan berupa pemeriksaan lapangan, operasi pasar, dan penambahan pasokan di sejumlah titik yang diduga terjadi kelangkaan.
“Kami memastikan bahwa ketahanan stok nasional LPG 3 kg subsidi berada pada kondisi aman, yaitu 18,9 hari di atas stok minimal 11 hari,” ungkap Iskandar.
Realisasi kebutuhan harian rata-rata gas LPG 3 kg, menurut Iskandar, sebanyak 20,3 ribu matrik ton (MT) per hari atau sekitar 6,76 juta tabung per hari. Kebutuhan tersebut meningkat pada awal Desember hingga menjelang akhir tahun.
“Kita akan tingkatkan pasokan hingga 21 ribu matrik ton per hari. Kita akan jaga stabilisasi pasokan,” lanjut dia.
Selain untuk pemenuhan kebutuhan akhir tahun, tingginya permintaan gas LPG 3 kg menurut Pertamina karena adanya penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Iskandar menyebut adanya temuan di lapangan bahwa LPG 3 kg bersubsidi digunakan oleh pengusaha rumah makan, laundry, genset, dan rumah tangga mampu.
Berdasarkan data penyaluran harian LPG 3 kg bersubsidi, hingga akhir November 2017, realisasi penyalurannya telah mencapai 5,750 juta MT atau 93 persen dari kuota yang ditetapkan pada APBN-P 2017 sebesar 6,199 juta MT.
“Sampai akhir Desember 2017, penyaluran LPG 3 kg bersubsidi diperkirakan akan melebihi kuota sekitar 1,6 persen di atas kuota APBN-P 2017,” ungkap dia.
Pada kesempatan yang sama, Senior Vice President NonFuel Marketing Pertamina Basuki Trikora Putra menyebutkan sejak awal Desember, Pertamina sudah melakukan operasi pasar dan menambah pasokan ketersediaan LPG 3 kg subsidi sebanyak 590 ribu tabung.