İqbal Musyaffa
09 Juli 2019•Update: 09 Juli 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Indonesia dikenal sebagai tempat lahirnya unicorn e-commerce dengan investor kaliber global. Contohnya Tokopedia, Bukalapak, hingga Shopee.
Dari para pemain besar tersebut, mana e-commerce yang memiliki tingkat ketersebaran atau penetrasi paling tinggi di kalangan konsumen Indonesia? Jawabannya cukup mengejutkan.
Survei yang dilakukan Alvara Research mengklaim bahwa penetrasi pengguna aplikasi belanja online di Indonesia dikuasai oleh Lazada dengan penetrasi 47,9 persen.
CEO dan pendiri Alvara Research Hasanuddin Ali menjelaskan di posisi kedua ditempati oleh Shopee dengan penetrasi 32,2 persen.
Sementara aplikasi belanja online lokal berada di posisi ketiga yakni Tokopedia dengan penetrasi 15,4 persen dan Bukalapak di posisi keempat dengan penetrasi 14,4 persen.
“Lazada juga unggul pada kategori total awareness dengan persentase 94,6 persen dan Bukalapak dengan persentase 92,6 persen,” ujar Ali dalam pemaparan hasil riset di Jakarta, Selasa.
Dalam pemaparan tersebut, Ali tidak menjelaskan sumber pendanaan survei tersebut.
Dia menambahkan Lazada, Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia adalah brand paling popular dan ingin digunakan di masa depan oleh konsumen di Indonesia.
Dalam survei tersebut Ali menjelaskan bahwa pada kategori brand performance, Lazada juga unggul dengan persentase 69,57 persen, mengungguli Blibli dengan persentase 69,33 persen dan Bukalapak 69,3 persen.
“Lazada banyak dikenal masyarakat karena bisa bayar ditempat atau COD, sementara Shopee dikenal dengan ongkos kirim gratis,” tambah Ali.