Muhammad Nazarudin Latief
16 November 2017•Update: 17 November 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Menjelang akhir tahun, masyarakat Indonesia akan dimanjakan dengan diskon-diskon besar pada Hari Belanja Online (Harbolnas) yang akan digelar 12 Desember mendatang.
Ketua Panitia Harbolnas Achmad Alkatiri mengatakan pada Kamis, tahun ini Harbolnas hanya digelar satu hari, berbeda dengan tahun sebelumnya yang diselenggarakan hingga tiga hari.
Tema tahun ini, kata Alkatiri, adalah #BelanjaOnlineBersama dengan semangat memperluas akses belanja online hingga ke pelosok-peloksok negeri.
Tahun ini juga panitia Harbolnas tidak hanya melibatkan industri e-commerce yang sudah ada, namun juga para pelaku UMKM.
Alkatiri yang juga Chief Marketing Officer Lazada ini menjamin, Harbolnas tahun ini tidak kalah dengan gelaran tahun lalu. Ada pesta diskon besar-besaran, ongkos kirim gratis, dan berbagai fasilitas lain. Semuanya demi menghadirkan pengalaman berbelanja yang menarik sehingga transaksi online dalam negeri terus meningkat.
Tahun lalu, kata Alkatiri, masih ada pengalaman tidak menyenangkan saat berbelanja online. Misalnya masalah pembayaran, di mana banyak pembeli menerima barang yang berbeda dengan yang dipajang, hingga diskon jadi terkesan menipu.
“Kita coba atasi masalah itu. Perkiraannya akan ada peningkatan [transaksi] dua kali lipat saat Harbolnas [dibandingkan hari biasa],” ujar Alkatiri.
Tanggal12 Desember nanti dipilih sebagai hari yang tepat untuk berbelanja online. Karena tanggal tersebut berada di tengah bulan dan minggu. Masyarakat pun mulai kini bisa menahan belanjanya demi menunggu Harbolnas.
Direktur Consumer Insight Nielsen Indonesia Rusdy Sumantri mengatakan, pihaknya mencatat transaksi hingga Rp3,3 triliun saat penyelenggaraan Harbolnas tahun lalu. Saat itu tercatat 89 persen pengguna internet tahu tentang Harbolnas dan 61 persennya berbelanja online saat itu.
Penetrasi internet di seluruh Indonesia, menurut catatan Nielsen, sudah mencapai 45 persen dari total penduduk.