İqbal Musyaffa
01 Agustus 2019•Update: 02 Agustus 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia pada bulan Juni sebanyak 1.454.141 kunjungan, meningkat 15,48 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 1.259.205.
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan wisawatan mancanegara tersebut juga meningkat 9,94 persen dari Juni tahun lalu yang berjumlah 1.322.674 kunjungan.
“Peningkatan kunjungan ini karena mendekati peak season dan kita harapkan ke depan akan bertambah,” jelas Suhariyanto, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Komposisi wisatawan asing berdasarkan pintu masuk tidak banyak berubah karena masih didominasi oleh kedatangan melalui bandar udara dengan komposisi 57 persen atau sejumlah 832,2 ribu kunjungan.
Peningkatan kunjungan wisatawan asing melalui jalur udara terlihat dari peningkatan kunjungan turis asing pada bandara I Gusti Ngurah Rai dengan jumlah 550 ribu kunjungan atau meningkat sebesar 13,17 persen dari bulan Mei.
Selain itu, peningkatan turis yang datang melalui bandara Soekarno Hatta pada Juni sebanyak 191 ribu atau meningkat 21,78 persen dari bulan Mei.
Begitupun kunjungan turis melalui bandara Juanda, Surabaya, meningkat 58,46 persen dari bulan Mei menjadi 23 ribu kunjungan.
Suhariyanto melanjutkan komposisi turis mancanegara yang masuk melalui jalur laut sebesar 27 persen dengan jumlah 392,3 ribu kunjungan dengan peningkatan kunjungan terjadi di tiga pelabuhan utama.
Peningkatan turis di pelabuhan Batam meningkat 20,61 persen dari Mei menjadi 176 ribu, di pelabuhan Tanjung Uban meningkat 4,24 persen menjadi 62 ribu, dan di pelabuhan Tanjung Pinang meningkat 19,31 persen menjadi 19 ribu kunjungan.
Kemudian, kunjungan turis asing yang masuk melalui jalur darat sebanyak 16 persen dari jumlah turis Juni dengan jumlah 229,6 ribu kunjungan.
Jumlah turis asing yang masuk melalui jalur Atambua meningkat 16,91 persen dari bulan Mei menjadi 9 ribu kunjungan dan dari Entikong meningkat 84,81 persen menjadi 2 ribu orang.
Sementara turis asing yang masuk melalui jalur darat di Jayapura turun 8,79 persen dari bulan Mei menjadi 4 ribu orang.