İqbal Musyaffa
01 Agustus 2019•Update: 01 Agustus 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada periode Januari-Juni mencapai 7.828.224 kunjungan.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan angka tersebut meningkat 4,01 persen dari periode yang sama tahun lalu yaitu 7.526.468 kunjungan.
Dia mengatakan kunjungan turis asing hingga akhir tahun nanti diperkirakan akan terus tumbuh dan melampaui jumlah kunjungan turis asing tahun lalu yang berjumlah 15.810.305 kunjungan.
“Kementerian Pariwisata sudah memiliki berbagai program untuk meningkatkan jumlah kunjungan turis,” jelas Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Dia menambahkan pemerintah harus terus berupaya menarik minat wisatawan asing karena pertumbuhan ekonomi ke depannya akan didorong oleh sumber-sumber yang tidak berbasis pada sumber daya alam seperti pariwisata dan ekonomi kreatif.
Suhariyanto menguraikan asal turis yang berkunjung ke Indonesia selama enam bulan pertama tahun ini berasal dari kawasan ASEAN dengan jumlah 3,17 juta kunjungan, meningkat 18,91 persen dari periode yang sama tahun lalu dengan jumlah 2,66 juta.
Selanjutnya, turis asal Asia selain ASEAN menjadi yang terbanyak berkunjung pada Januari-Juni tahun ini dengan jumlah 2,61 juta kunjungan.
“Turis asal Asia mengalami penurunan 7,06 persen dari periode yang sama tahun lalu dengan jumlah 2,81 juta kunjungan,” lanjut Suhariyanto.
Dia mengatakan turis asal Timur Tengah juga sedikit turun 0,89 persen dari tahun lalu yang berjumlah 109,4 ribu menjadi 108,4 ribu pada tahun ini.
Turis asal Eropa mengalami sedikit peningkatan 029 persen dari 878,7 ribu pada tahun lalu menjadi 881,3 ribu kunjungan.
Peningkatan cukup besar terjadi pada kunjungan turis asal Amerika dengan peningkatan 10,16 persen dari 282,1 ribu pada Januari-Juni tahun lalu menjadi 310,7 ribu pada tahun ini.
Kemudian, turis asal Oceania sedikit turun 4,95 persen dari 737,5 ribu pada tahun lalu menjadi 701 ribu pada tahun ini.
Turis asal Afrika pada tahun ini untuk periode Januari-Juni tumbuh 6,78 persen dari 36,4 ribu pada tahun lalu menjadi 38,9 ribu pada tahun ini.