Iqbal Musyaffa
03 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
JAKARTA
Turis asing yang bertandang ke Indonesia pada semester pertama tahun ini anjlok hingga 59,96 persen, terdampak pandemi Covid-19, ujar data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah wisatawan mancanegara yang datang selama semester pertama tahun ini hanya 3.089.659 turis, sementara pada periode yang sama tahun lalu mencapai 7.715.512 turis.
“Dampak Covid-19 terhadap pariwisata luar biasa dan penurunan sudah terjadi sejak Februari lalu,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin.
Dia mengatakan butuh waktu lebih lama untuk memulihkan sektor pariwisata yang terdampak Covid-19.
Menurut dia, hanya ada dua hal yang bisa membuat sektor pariwisata pulih, yaitu berakhirnya wabah Covid-19 dan kepatuhan mengikuti protokol kesehatan.
Jumlah kunjungan turis asing yang datang pada Januari lalu masih normal sebanyak 1.272.083 turis, meningkat 5,53 persen dari Januari 2019 yang hanya 1.201.735 turis, menurut data BPS.
Namun, pada Februari, jumlah turis asing berangsur turun menjadi 863.960 turis.
Kemudian pada Maret turun drastis menjadi 470.970 turis, April hanya 158.718 turis, Mei sebanyak 163.646 turis, serta Juni yang sebanyak 160.282 turis.
“Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan turis asing pada Juni merosot tajam 88,82 persen dari Juni tahun lalu yang sebanyak 1.434.103 turis,” jelas Suhariyanto.