Şerife Çetin
06 April 2018•Update: 06 April 2018
Şerife Çetin
BRUSSELS
Uni Eropa menyerukan pada semua pihak untuk menjaga ketenangan dalam aksi demonstrasi yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Dalam pernyataan tertulis dari Perwakilan Tinggi Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Uni Eropa, Federica Mogherini menyayangkan insiden kekerasan yang menyebabkan korban jiwa pekan lalu. Oleh karena itu pihaknya mengajak semua pihak untuk mencegah kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa.
Dalam pernyataan tersebut, Uni Eropa meminta Israel untuk tidak menggunakan kekuasaan serta menghormati dan memberikan hak kepada demonstran agar dapat melakukan aksi damai.
Uni Eropa mengungkapkan, rakyat Gaza memiliki hak untuk melakukan aksi damai tersebut, namun para demonstran harus menjauhi kekerasan guna menghindari konflik.
Sejak Jumat 30 Maret lalu, Warga Palestina mengadakan demonstrasi damai di perbatasan Jalur Gaza yang terblokade dan Israel untuk memperingati Land Day ke-42.
Serangan pasukan Israel terhadap para demonstran menewaskan puluhan warga Palestina dan melukai hampir 1.500 orang lainnya.
Demonstrasi itu didukung oleh hampir semua faksi politik Palestina, yang telah berulang kali menekankan perdamaian dalam aksi tersebut.
Land Day adalah peringatan tahunan Palestina untuk menandai enam warga Israel keturunan Arab yang dibunuh oleh pasukan Israel dalam demonstrasi menentang perebutan tanah oleh pemerintah di utara Israel pada tahun 1976 silam.