Muhammad Abdullah Azzam
31 Juli 2019•Update: 31 Juli 2019
Tevfik Durul
ANKARA
Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk serangan bom ranjau yang meledak pada Rabu saat sebuah bus penumpang melintasi jalan di Provinsi Herat, Afghanistan.
"Kami sangat sedih mengetahui banyak orang tewas dan terluka akibat serangan teror yang dilakukan di Herat," kata Kemenlu Turki dalam sebuah pernyataan.
Kementerian tersebut menyayangkan serangan mematikan itu terjadi pada masa kampanye pemilu dan upaya proses perdamaian sedang berlanjut di Afghanistan.
"Kami mengutuk serangan teror keji ini, selain itu kami mengucapkan belasungkawa kepada para kerabat korban tewas serta berharap kesembuhan kepada mereka yang terluka," lanjut pernyataan Kemlu Turki itu.
Juru bicara Polisi Provinsi Farah, Muhibullah Muhib, mengatakan insiden ledakan bom itu terjadi di pinggir jalan saat bus antar-provinsi melintasi daerah perbatasan Herat-Farah.
Serangan pada Rabu pagi itu menewaskan 32 orang dan melukai 15 lainnya.
Muhib mengatakan sejumlah korban luka-luka berada dalam kondisi kritis.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.
Bus penumpang naas tersebut tengah melaju dari provinsi Herat ke Farah.