Turki, politik, dunia

Turki janji singkirkan Daesh dari Suriah

Turki akan terus memerangi Daesh untuk melenyapkan kelompok teroris itu dari Suriah, kata Presiden Erdogan

Rhany Chairunissa Rufinaldo  | 17.01.2019
Turki janji singkirkan Daesh dari Suriah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic (tidak terlihat) mengadakan konferensi pers setelah pertemuan mereka di Ankara, Turki pada 16 Januari 2019. (Halil Sağırkaya - Anadolu Agency)

Ankara

Aynur Ekiz

ANKARA

Presiden Turki pada Rabu mengatakan Turki akan mendorong perjuangan melawan kelompok teroris Daesh untuk menyingkirkannya dari tanah Suriah, di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS).

"Turki akan melanjutkan perang melawan Daesh dan melenyapkan kelompok teroris ini di Suriah," kata Recep Tayyip Erdogan dalam konferensi pers bersama dengan. Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic yang sedang berkunjung ke Ankara.

Menanggapi serangan bunuh diri pada Rabu di Manbij, yang menewaskan sejumlah tentara AS, Erdogan mengatakan bahwa dia tidak percaya Presiden AS Donald Trump akan tinggal diam terhadap serangan tersebut karena itu berarti kemenangan bagi Daesh.

Dia menambahkan bahwa serangan itu bisa jadi dimaksudkan untuk mencegah AS meninggalkan Suriah.

Laporan awal mengatakan sekitar empat orang Amerika tewas dalam serangan yang diklaim oleh Daesh.

Saat ini, Manbij masih di bawah kendali PYD/YPG, afiliasi organisasi teroris PKK di Suriah.

Dalam kampanye teror ke Turki selama 30 tahun, serangan PKK telah merenggut sekitar 40.000 jiwa. YPG/PYD adalah cabang PKK di Suriah.

Serangan itu terjadi menyusul pengumuman mengejutkan Trump bulan lalu tentang penarikan pasukan Amerika dari Suriah.

Keputusan penarikan disampaikan saat Presiden AS itu berbicara dengan Erdogan melalui telepon, di mana kedua pemimpin sepakat tentang perlunya koordinasi yang lebih efektif di negara yang dilanda perang saudara itu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın