Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 September 2018•Update: 28 September 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden AS Donald Trump meragukan kemungkinan kesepakatan perdagangan dengan Kanada pada Rabu, mengatakan bahwa dia menolak pertemuan yang diminta oleh perdana menteri Kanada karena sengketa NAFTA.
"Tarif yang dikenakan Justin Trudeau terlalu tinggi dan dia sepertinya tidak ingin merubah keputusan itu, saya telah mengatakan kepadanya untuk melupakannya," kata Trump dalam konferensi pers yang panjang di New York, di mana dia menghadiri Sidang Umum PBB.
"Kanada telah memperlakukan kami dengan sangat buruk. Mereka telah memperlakukan para petani kami di Wisconsin, negara bagian New York dan banyak negara lain dengan sangat buruk," katanya.
Komentar itu muncul ketika AS dan Kanada berusaha untuk menembus kebuntuan dalam pembicaraan yang bertujuan merundingkan kembali kesepakatan perdagangan bebas yang juga mengiktsertakan Meksiko.
AS dan Meksiko secara terpisah mencapai kesepakatan baru untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara pada akhir Agustus, yang salinannya diperkirakan akan dirilis paling cepat Jumat, menurut CNBC.
Pemerintahan Trump sedang terburu-buru memenuhi tenggat waktu 1 Oktober untuk mencapai kesepakatan trilateral, tetapi Trump meragukan apakah Washington dan Ottawa akan mencapai ketentuan yang dapat diterima bersama.
"Kami tidak akur dengan negosiator mereka," kata Trump, mengacu pada Kanada dan kemudian menyebutkan secara khusus Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.
“Sejujurnya, kami sedang berpikir untuk mengenakan pajak bagi mobil yang datang dari Kanada. Itu adalah impor yang utama dan besar," katanya.