Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2019•Update: 05 Januari 2019
Kasım İleri
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya merasa terganggu dengan aktivitas penjualan minyak oleh organisasi teroris YPG/PKK kepada Iran.
"Kami tak ingin mereka menjual minyak (kepada Iran)," ungkap Trump.
Pada rapat kabinet, Trump mengevaluasi keputusan penarikan diri tentara AS dari Suriah.
Trump menanggapi pertanyaan dari harian The New York Times bahwa dia tak menginstruksikan Pentagon untuk menarik diri dari Suriah dalam waktu 4 bulan.
"Saya tak mengatakan penarikan akan dilakukan lambat atau cepat. Saya juga tak mengatakan 4 bulan. Kami akan menarik diri dari Suriah dalam periode waktu tertentu," Kata Trump.
Terkait dukungan AS untuk YPG/PKK, Trump juga berkata, “Turki tak menyukai mereka, namun pihak-pihak lain menyukai mereka.”
Trump mengatakan dia tak senang YPG/PKK menjual minyak, yang sedikit mereka miliki, ke Iran.
“Mitra kami orang-orang Kurdi menjual minyak ke Iran. Kami tidak senang dengan itu. Saya sama sekali tak senang dengan itu,” ujar dia.
Turki sejak lama menentang AS, yang bersekutu dengan teroris YPG / PKK, untuk melawan Daesh.
Menurut Turki, menggunakan satu kelompok teroris untuk melawan kelompok teror lainnya tidak masuk akal.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. YPG adalah cabangnya di Suriah.
Turki akan segera meluncurkan operasi kontra teroris ketiga melawan YPG / PKK di utara Suriah.
Suriah telah terjebak dalam perang saudara mematikan sejak awal tahun 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang demonstran dengan brutal.