Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump mengecam keras mantan kuasa hukumnya pada Rabu, setelah sebuah rekaman yang berisi suara keduanya berbincang tentang kemungkinan pembayaran model majalah Playboy tersebar ke publik.
"Pengacara macam apa yang merekam kliennya? Menyedihkan! Apakah ini yang pertama, tak pernah mendengar sebelumnya?" ujar Trump melalui Twitter. "Kenapa rekaman itu tiba-tiba dihentikan (dipotong) tepat sebelum saya mengatakan sesuatu yang positif?"
Michael Cohen diam-diam merekam pembicaraannya dengan Trump sekitar dua bulan sebelum pemilihan presiden 2016, di mana mereka mendiskusikan kemungkinan membayar mantan model Playboy yang diduga berselingkuh dengan Trump.
Cohen saat ini tengah diinvestigasi atas tuduhan dugaan penyalahgunaan dana kampanye dan penipuan bank. Hingga kini Cohen belum didakwa.
Rekaman ini pertama kali disebarluaskan oleh CNN pada Selasa, setelah diberikan oleh kuasa hukum Cohen, Lanny Davis.
Davis berkata dalam wawancara dengan program bincang-bincang pagi, Cohen tak lagi meminta pengampunan dari Trump.
"Michael Cohen telah dipojokkan dan sekarang dia bertekad mengatakan yang sebenarnya kepada semua orang," ujar Davis. "Pada akhirnya Donald Trump akan kalah oleh kebenaran."
Rekaman ini awalnya merupakan barang sitaan ketika FBI menggeledah kantor Cohen pada April. Cohen sebelumnya adalah kuasa hukum pribadi Trump selama lebih dari sepuluh tahun.
Karen McDougal, mantan model Playboy, menyatakan Trump pernah berselingkuh dengannya pada awal 2006 saat Trump masih terikat pernikahan dengan Ibu Negara Melania Trump. McDougal menjual kisah ini kepada tabloid National Enquirer seharga USD150 ribu, namun perusahaan media yang dekat dengan Trump tersebut tak menerbitkannya, dan justru menguburnya.
McDougal mengatakan Cohen yang meminta Enquirer tak menerbitkannya.
Pembayaran yang dibahas dalam rekaman itu adalah penggantian pembayaran yang diberikan oleh tabloid tersebut kepada McDougal.
Trump dan Cohen terdengar mendiskusikan masalah ini, apakah mereka harus "membayar dengan uang tunai," walaupun suara rekaman ini tak begitu jelas. Namun pernyataan-pernyataan ini bertentangan dengan penyangkalan yang dibuat Trump pada masa kampanye, yang mengatakan dia tak tahu-menahu soal pembelian kisah McDougal oleh Enquirer.
Kuasa hukum baru Trump, Rudy Giuliani, berkata pada pekan lalu bahwa pembayaran tersebut tak pernah terjadi.
Beberapa hal lain juga didiskusikan di dalam rekaman ini, termasuk usaha New York Times untuk membocorkan rekaman tentang perceraian Trump dengan istri pertamanya.
news_share_descriptionsubscription_contact
