Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Oktober 2019•Update: 16 Oktober 2019
Yusuf Ozcan
PARIS
Lusinan akademisi, seniman, sutradara film, aktor dan jurnalis pada Selasa mendesak Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengecam anggota parlemen sayap kanan yang secara verbal melecehkan seorang wanita Muslim.
Menurut surat terbuka yang diterbitkan di harian Le Monde, 90 orang - termasuk aktor Omar Sy dan jurnalis Alain Gresh - meminta Macron untuk mengutuk Julien Odoul, yang memerintahkan seorang wanita Muslim melepas jilbabnya pada pertemuan dewan regional baru-baru ini.
Surat itu menekankan bahwa setiap orang tidak pantas menerima penghinaan dan tindakan rasisme karena status keagamaan mereka dan meminta presiden untuk mengambil tindakan tegas terhadap tindakan kontroversial anggota legislatif tersebut.
Selain itu, surat terbuka tersebut juga mengatakan bahwa kelompok sayap kanan di Prancis telah mengubah kebencian terhadap Muslim menjadi alat propaganda.
Surat itu juga menggarisbawahi bahwa baik sayap kanan maupun kiri di negara itu tidak menahan diri dari tindakan diskriminasi terhadap perempuan Muslim dengan dalih sekularisme.
Menurut surat itu, pernyataan Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer tentang jilbab membuktikan ada diskriminasi oleh tokoh-tokoh petinggi negara.