07 Agustus 2017•Update: 07 Agustus 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA, Filipina
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan bahwa Beijing menentang sanksi sepihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Pyongyang, dan menginginkan dialog dan negosiasi
“Kami menentang pemberian sanksi kepada negara berdaulat lain. Itu bukan dasar dari hukum internasional,” kata Wang Yi dalam wawancara dengan Kantor Berita Filipina.
Wang Yi yang sedang berada di Filipina untuk menghadiri pertemuan menteri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertemu dengan Menlu Korut Ri Yong Ho, Minggu, dan mendesak Pyongyang untuk menghentikan uji coba rudal yang hanya memperparah ketegangan dan mengajak untuk bernegosiasi sebagai cara yang tepat untuk penyelesaian masalah Semenanjung Korea.
“Hal ini tidak mudah, namun kita perlu bekerja bersama-sama,” tambah Wang.
Wang juga mendesak AS dan Korsel untuk menghindari tindakan yang hanya akan memancing Korut.
Setelah uji coba rudal antarbenua (ICBM) pada 4 Juli dan 28 Juli, PBB memberikan sanksi baru terhadap Pyongyang dengan melarang ekspor batu bara, besi, timah hitam, dan makanan laut yang diprediksi dapat memangkas pendapatan Korut hingga USD 1 miliar.
Menlu dari 10 negara anggota ASEAN kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan bersama untuk mendesak Korut “menahan diri” dan denuklirisasi.