Dunia

Taliban minta AS jadi mitra yang tulus dalam perundingan damai

Taliban juga menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan pertempuran di Afghanistan

Maria Elisa Hospita  | 02.06.2019 - Update : 06.06.2019
Taliban minta AS jadi mitra yang tulus dalam perundingan damai Perwakilan Taliban dipimpin oleh Mullah Abdul Ghani Baradar (tengah), ditemani Kepala Kantor Politik Taliban Sher Mohammad Abbas Stanakzai (kanan) menghadiri dialog dengan para politisi Afghan dalam acara konferensi yang menandai satu abad hubungan diplomatik antara Afghanistan dan Russia pada 28 Mei 2019 di Moskow, Russia. ( Sefa Karacan - Anadolu Agency )

112388

Shadi Khan Saif

KABUL

Taliban di Afghanistan meminta Amerika Serikat untuk menjadi "mitra yang tulus" dalam proses perundingan perdamaian.

Dalam sebuah pesan tertulis, pemimpin kelompok itu, Hibatullah Akhundzada, menuding pemerintah Afghanistan berusaha menyabotase negosiasi antara Taliban dan tokoh-tokoh politik Afghanistan.

Mengenai negosiasi yang sedang berlangsung dengan AS di Doha, Taliban menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan pertempuran di Afghanistan.

“Tidak seorang pun bisa memaksa kami melupakan pengorbanan kami selama empat puluh tahun sebelum kami berhasil mencapai tujuan kami,” tambah Taliban.

Pemimpin Taliban itu menekankan kelompoknya akan mempertahankan "hubungan positif" dengan dunia, dan khususnya dengan negara-negara regional.

Sementara itu, pemerintah Afghanistan mengutuk pernyataan Taliban yang ingin terus berperang di negara itu.

Abdullah Abdullah, kepala eksekutif Pemerintah Persatuan Nasional, mengatakan kepada seorang negosiator di Kabul bahwa Taliban dan teroris lainnya adalah musuh negara dan rakyat.

"Sayangnya, tidak ada perubahan dalam pola pikir Taliban dan orang-orang harus siap menghadapi musuh negara," tambah Abdullah.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.